Ini adalah malam kelima dimana kesedihan, kemarahan, kegelisahan, kekecewaan dan kekhawatiran telah menemani Ree dalam menyambut seruan azan Subuh..
Ree merasa lelah karena batinnya nyaris keropos digerogoti oleh perasaan - perasaan tersebut! Kelelahan itu kemudian bermuara pada suatu pemikiran "andai saja"..
"Andai saja aku tidak pernah membiarkan kau menyelami lautan hati ini dan mengisi kedalaman palung jiwaku dengan segenap rasa yang kau miliki..pasti saat ini aku tak akan merasakan kekosongan itu.."
"Andai saja kau tidak menorehkan ukiran yang begitu dalam dan indah di benakku..pasti akan lebih mudah untuk menghapus bayangmu di tiap sujudku.."
Dan banyak lagi pemikiran "andai saja" yang menggelayuti benak Ree!
Syukur Alhamdulillah, kesemua pemikiran tersebut tidak mampu menyeret Ree kedalam gelapnya lorong penyesalan..
Kini azan Subuh telah berkumandang..tiba saatnya Ree bersiap untuk menghadapNya dan mengucap syukur atas jalan yang pernah Ia tetapkan untuk Ree..Karena Ree yakin bahwa jalan itu Ia tetapkan untuk membawa Ree semakin dekat kepadaNya..